Senin, 20 April 2015

[033] Al Ahzab Ayat 013

««•»»
Surah Al Ahzab 13

وَإِذْ قَالَتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ يَا أَهْلَ يَثْرِبَ لَا مُقَامَ لَكُمْ فَارْجِعُوا وَيَسْتَأْذِنُ فَرِيقٌ مِنْهُمُ النَّبِيَّ يَقُولُونَ إِنَّ بُيُوتَنَا عَوْرَةٌ وَمَا هِيَ بِعَوْرَةٍ إِنْ يُرِيدُونَ إِلَّا فِرَارًا
««•»»
wa-idz qaalat thaa-ifatun minhum yaa ahla yatsriba laa muqaama lakum fairji'uu wayasta/dzinu fariiqun minhumu alnnabiyya yaquuluuna inna buyuutanaa 'awratun wamaa hiya bi'awratin in yuriiduuna illaa firaaraan
««•»»
Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mreka berkata: "Hai penduduk Yatsrib (Madinah), tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu". Dan sebahagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata : "Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga)". Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak lain hanya hendak lari.
««•»»
And when a group of them said, ‘O people of Yathrib! [This is] not a place for you,{1] so go back!’[2] And a group of them sought the Prophet’s permission, saying, ‘Our homes lie exposed[3] [to the enemy],’ although they were not exposed. They only sought to flee.
[1] That is, there is no chance of your withstanding the army of the polytheists.
[2] That is, return to your earlier creed, or go back to your homes.
[3] Or ‘unprotected.’
««•»»

Di antara mereka seperti Abdullah bin Ubay dan kawan-kawannya, ada pula yang mengatakan: "Hai penduduk kota Madinah, tempat ini bukanlah tempat yang harus kita tempati, maka kembalilah ke rumahmu masing-masing, agar kamu tidak ditimpa malapetaka dan kesengsaraan serta tidak mati terbunuh oleh musuh-musuh yang sedang mengepung itu.

Sebagian ahli tafsir ada yang menafsirkan: "Hai penduduk Madinah, tidak ada tempat bagi kamu sekalian, untuk tetap menganut agama Muhammad, kembalilah kamu kepada agamamu dahulu, dan serahkanlah Muhammad dan pengikut-pengikutnya kepada musuh-musuhnya yang sedang mengepung itu, sehingga keselamatan kamu semua terjamin".

Karena perkataan dan ajakan-ajakan pemimpin-pemimpin munafik dan Yahudi itu maka sebagian dari mereka ada yang terpengaruh dan mereka meminta kepada Nabi saw agar dapat meninggalkan medan perang dan kembali ke rumah mereka. Di antara yang meminta itu ialah Bani Harisah. Alasan yang mereka kemukakan ialah rumah-rumah mereka berada di tempat yang berdekatan dengan pangkalan-pangkalan pasukan musuh sedang dindingnya tidak kuat, mereka khawatir musuh akan mengambil harta benda mereka".

Pada akhir ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa semua alasan-alasan yang dikemukakan oleh orang-orang munafik dan Yahudi adalah alasan-alasan yang dibuat-buat saja. Alasan-alasan itu mereka kemukakan semata-mata untuk menghindarkan diri dari ikut berperang beserta Nabi dan kaum Muslimin, karena mereka tidak melihat suatu keuntungan yang akan mereka peroleh.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan ketika berkata segolongan di antara mereka) yakni orang-orang munafik ("Hai penduduk Yatsrib!) Yatsrib adalah nama kedua kota Madinah; tidak menerima tanwin karena `illat `alamiyah dan wazan fi`il (Tidak ada tempat bagi kalian) dapat dibaca muqaama dan maqaama, artinya tidak ada tempat tinggal bagi kalian (maka kembalilah kalian") ke tempat-tempat tinggal kalian di Madinah, yang pada waktu itu kaum Muslimin telah berangkat keluar bersama dengan Nabi saw. ke salah satu lereng bukit di luar kota Madinah untuk menyambut kedatangan musuh. (Dan sebagian dari mereka minta izin kepada nabi) untuk kembali pulang (seraya berkata, "Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka.") Tidak ada penjaganya sehingga keadaannya sangat mengkhawatirkan. Maka Allah swt. berfirman: (Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, tidak lain) (mereka hanya hendak lari) dari medan perang.
««•»»
And when a party of them, namely, the hypocrites, said, ‘O people of Yathrib!, namely, the region of Medina (it [Yathriba] is a diptote because of its being a proper noun and because of the [morphological similarity it bears to a] verbal form) there is not a stand [possible] (read muqām or maqām) for you [here], in other words, no place to stay and no [strategic] position, so turn back, to your dwellings in Medina — they had set out with the Prophet (s) towards the foot of a mountain outside Medina for battle. And a group of them [even] sought the permission of the Prophet, to turn back, saying, ‘Our homes are exposed, unprotected and we fear for them’. God, exalted be He, says: although they were not exposed. They only sought to flee, from battle.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 12][AYAT 14]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
13of73
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=33&tAyahNo=13&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#33:13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar