Senin, 20 April 2015

[033] Al Ahzab Ayat 012

««•»»
Surah Al Ahzab 12

وَإِذْ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ مَا وَعَدَنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ إِلَّا غُرُورًا
««•»»
wa-idz yaquulu almunaafiquuna waalladziina fii quluubihim maradhun maa wa'adanaa allaahu warasuuluhu illaa ghuruuraan
««•»»
Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata :"Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya".
««•»»
And when the hypocrites were saying, as well as those in whose hearts is a sickness, ‘Allah and His Apostle did not promise us [anything] except delusion.’
««•»»

Dalam ayat ini diterangkan hasil ujian Allah SWT kepada kaum Muslimin itu, dengan tercetusnya perkataan orang-orang munafik seperti Mu'attib bin Qusyair dan orang-orang yang lain yang masih lemah imannya: "Semua yang dijanjikan Allah dan Rasul Nya kepada kita, seperti akan mendapat kemenangan, memperoleh kebahagiaan hidup, dan sebagainya tidak lain hanyalah tipu daya dan janji-janji kosong saja bahkan janji itu menimbulkan kesengsaraan dan malapetaka bagi kita semuanya.

Muhammad mengatakan bahwa kerajaan Persia dan Romawi akan takluk ke bawah kekuasaan kaum Muslimin, tetapi kenyataannya sekarang. kaum Muslimin yang akan menaklukkan itu sedang dikepung rapat oleh tentara yang bersekutu dan akan mengalami kehancuran dan kemusnahan".

Menurut riwayat, Tu'mah dan Ubairiq dan tujuh puluh orang yang lain mengatakan: "Bagaimana pula yang dijanjikan kepada kita, penaklukkan kerajaan Persia dan Romawi, padahal pada saat ini untuk buang air besar saja tidak seorangpun di antara kita yang sanggup". Ucapan ini sengaja mereka lontarkan tatkala mereka mendengar berita tentang peristiwa yang terjadi di waktu Rasulullah menggali parit dan mencangkul batu yang memancarkan cahaya sebagaimana yang telah diterangkan. Maka Allah SWT menurunkan ayat ini.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan) ingatlah (ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata) yakni penyakit lemah keyakinannya: ("Allah dan rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami) akan mendapat pertolongan Allah (melainkan tipu daya.") kedustaan belaka.
««•»»
And, mention, when the hypocrites, and those in whose hearts is sickness, namely, weakness of conviction, were saying, ‘What God and His Messenger promised us, of assistance [to victory], was [nothing] but delusion’, falsehood.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

Imam Muslim, Imam Tirmizi dan lain-lainnya mengetengahkan sebuah hadis yang bersumber dari Anas r.a yang menceritakan, bahwa pamannya yang bernama Anas ibnu Nadhr tidak ikut perang Badar karena sedang tidak di tempat tinggalnya. Setelah ia mendengar perang Badar lalu ia bertakbir, seraya mengatakan, "Perang Sabilillah pertama yang dialami oleh Rasulullah saw. aku tidak sempat mengikutinya.

Sungguh, seandainya Allah memberikan kesempatan kepadaku untuk menyaksikan dan ikut perang Sabilillah yang lain, niscaya Allah akan melihat apa yang akan kulakukan di situ". Akhirnya dalam perang Uhud ia ikut; kemudian ia berperang dengan gagah dan berani, sehingga ia gugur sebagai syuhada. Ketika ia ditemukan ternyata pada tubuhnya terdapat delapan puluh lebih luka-luka bekas pukulan pedang, tusukan tombak dan panah-panah yang mencabik-cabik tubuhnya.

Kemudian turunlah ayat ini berkenaan dengannya, yaitu firman-Nya,
"Di antara orang-orang Mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah..."
(QS. Al Ahzab [33]:23)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 11][AYAT 13]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
12of73
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=33&tAyahNo=12&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#33:12

Tidak ada komentar:

Posting Komentar