Rabu, 08 April 2015

[033] Al Ahzab Ayat 008



««•»»
Surah Al Ahzab 8

لِيَسْأَلَ الصَّادِقِينَ عَنْ صِدْقِهِمْ وَأَعَدَّ لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا أَلِيمًا
««•»»
liyas-ala alshshaadiqiina 'an shidqihim wa-a'adda lilkaafiriina 'adzaaban aliimaan
««•»»
Agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka {1204} dan Dia menyediakan bagi orang-orang kafir siksa yang pedih.
{1204} Pada hari kiamat Allah akan menanyakan kepada Rasul-rasul sampai di mana usaha mereka menyampaikan ajaran-ajaran Allah kepada umatnya dan sampai di mana umatnya melaksanakan ajaran Allah itu.
««•»»
so that He may question the truthful concerning their truthfulness. And He has prepared for the faithless a painful punishment.
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menerangkan apa sebab Dia mengambil janji yang kuat dari para Nabi untuk menyampaikan agama Allah kepada manusia, dan untuk saling menolong di antara mereka.

Dengan saling mengatakan kepada umatnya bahwa mereka semua adalah Rasul Allah. Sebabnya ialah agar Allah dapat menanyakan kepada para Nabi itu di akhirat nanti tugas yang diberikan kepada mereka, apakah mereka telah menjalankannya dengan baik, atau belum, dan bagaimana sambutan umat-umat mereka terhadap seruan mereka itu.

Demikian pula agar Allah dapat menanyakan kepada umat-umat itu sendiri di akhirat nanti, tentang sikap mereka terhadap seruan para Rasul.

Dengan demikian Allah menyediakan azab yang pedih bagi orang-orang yang mengingkari seruan para Rasul, sebagaimana Dia menyediakan pahala yang besar bagi orang-orang yang memperkenankan seruan para Rasul itu.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Agar Dia menanyakan) yakni Allah (kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran mereka) di dalam menyampaikan risalahnya; hal ini dimaksudkan sebagai celaan terhadap orang-orang yang kafir kepada para nabi (dan Dia menyediakan) yakni Allah swt. (bagi orang-orang kafir) terhadap para nabi (siksa yang pedih) yang menyakitkan. Lafal wa a`adda diathafkan pada lafal akhadznaa.
««•»»
that He, God, may question the truthful about their truthfulness, in delivering the Message, as a way thereby to [justifiably] reproach the disbelievers; and He, exalted be He, has prepared for those who disbelieve, in them, a painful chastisement (‘adhāban alīman is a supplement to akhadhnā, ‘We took’).
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of73
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=33&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#33:8

Tidak ada komentar:

Posting Komentar